sepi
seperti biasa
ditemani mesin pengetik yang selalu setia disampingku karena ia tak punya kaki tuk lari dariku
aku menunggunya
kenapa panggilan itu tak kunjung tiba?
mungkin dia lupa
kalau aku ada menunggunya
aku sedang tak dibutuhkan
jadi takkan ada panggilan datang padaku
lelah rasanya raga ini
tapi dia tak pernah menolak ketika panggilan itu datang padanya
ingin rasanya untuk berkata TIDAK! ketika panggilan itu datang
tapi sekeras apapun aku berkata TIDAK!
raga dan jiwa akan berjalan menuju suara itu
suara yang selalu mengisi hari hariku
suara yang tidak pernah lepas dari kuping dan otakku
bahkan ketika suara itu menjauh
tapi dia tetap berbekas tak menghilang
dan disini lah tempatku
tempat terbaik untukku
sendiri, menunggu
dan akan selalu seperti itu
Sunday, March 29, 2009
aku sendiri
seperti biasa
tak ada siapapun di sampingku
hanya berkawan angin dan mesin pengetik
tapi ternyata aku salah
tidak, aku tidak sendiri
sudah beberapa bulan ini
ternyata ada mereka
mereka yang tak pernah kuanggap ada
justru selalu ada
mereka tak bisa bicara
tak ada sepatah kata bisa keluar dari mulut mereka
tapi mereka selalu mendengarkan
selalu
tidak pernah tidak
mereka yang selalu setia mendengarkan
walau hanya terdiam
tapi mereka mendengarkan
sesekali mereka menatapku
seolah membalas kata
'aku mendengarkan'
seperti biasa
tak ada siapapun di sampingku
hanya berkawan angin dan mesin pengetik
tapi ternyata aku salah
tidak, aku tidak sendiri
sudah beberapa bulan ini
ternyata ada mereka
mereka yang tak pernah kuanggap ada
justru selalu ada
mereka tak bisa bicara
tak ada sepatah kata bisa keluar dari mulut mereka
tapi mereka selalu mendengarkan
selalu
tidak pernah tidak
mereka yang selalu setia mendengarkan
walau hanya terdiam
tapi mereka mendengarkan
sesekali mereka menatapku
seolah membalas kata
'aku mendengarkan'
270309,00.03
Tuesday, March 10, 2009
Perubahan itu penting?Perubahan itu perlu?
Pasti tau donk, iklan rokok yang bunyinya "Perubahan Itu Penting!!". Nah, menurut kamu sendiri, penting ngga sih adanya perubahan dalam hidup?
Pertanyaan retorik ya sebenernya. Karena mau berkelit gimanapun, namanya hidup nggak mungkin terhindar dari yang namanya perubahan. Jadi bukan masalah penting nggak penting, karena toh kalopun kamu menganggap perubahan itu nggak penting, perubahan itu nggak perlu bla bla, namanya hidup nggak akan pernah terhindar dari perubahan. Entah sikap, lingkungan, fisik dan teman-temannya. Perubahan bukan suatu keharusan, tapi perubahan adalah sesuatu yang alami. Hal itu yang saya mulai sadari belakangan.
Impossible kalau misalnya kita pengen selalu ada dalam kondisi yang sama seperti sekarang. Waktu diciptakan untuk selalu berjalan, nggak akan ada pakem atau rem yang bisa menghentikannya. Sekuat apapun kita berpegangan sama ranting yang kuat, toh akhirnya akan selalu terbawa arus.
Mungkin ada beberapa orang yang takut untuk menghadapi hidup, bagaimana hidup akan selalu berubah dari waktu ke waktu. Kenapa harus? Toh bukan kita sendiri, tapi semua orang yang hidup di bumi juga merasakan hal yang sama. Jadi, kenapa harus takut? Sebagai manusia, kita hidup di dunia, entah apapun tujuan dan maksudnya, pada akhirnya juga akan kembali pulang.
Bayi lahir, jadi balita, jadi remaja, dewasa, dan pada akhirnya jadi seorang tua renta. Sekuat apapun usaha manusia untuk mempertahankan kondisi fisiknya, toh pada akhirnya penuaan ngga bisa dihindari.
Belakangan ini, hal-hal kayak gitu nggak tau kenapa berputar-putar di kepala sayaa. Mungkin karena saya melihat ada beberapa teman saya, yang dulu begini, sekarang begitu. Dan saya pun nggak terhindar dari semua itu. Ntah ada angin apa yang membawa sampai ke tempat ini, but im changin into someone that i did't want to be. Sama sekali nggak pernah ada di pikiran saya, bahwa saya akan menjadi seperti ini. Dan saya yakin, masih banyak sekali orang diluar sana yang juga mengalami perasaan yang sama sama saya (mungkin kamu).
But you know what, i don't even care. Kenapa harus kita pikirin, ya nggak?Walaupun perubahan pasti akan membawa dampak, yang bisa negatif bisa positif, mungkin kehilangan teman, mungkin menemukan yang sudah lama kamu cari, tapi saya yakin itu semua adalah sebab akibat. Ada sesuatu yang membawa kita ke tempat kita sekarang, ya nggak ;)
Syukurin aja deh, hidup kita sekarang. Tul nggak? Just go with the flow. Jalanin aja, karena pasti hidup setiap orang udah ada polanya masing-masing. Thats what i believe. And once again, ngga usah taku sama yang namanya perubahan, karena sooner or later, you find it on your own life :)
Pertanyaan retorik ya sebenernya. Karena mau berkelit gimanapun, namanya hidup nggak mungkin terhindar dari yang namanya perubahan. Jadi bukan masalah penting nggak penting, karena toh kalopun kamu menganggap perubahan itu nggak penting, perubahan itu nggak perlu bla bla, namanya hidup nggak akan pernah terhindar dari perubahan. Entah sikap, lingkungan, fisik dan teman-temannya. Perubahan bukan suatu keharusan, tapi perubahan adalah sesuatu yang alami. Hal itu yang saya mulai sadari belakangan.
Impossible kalau misalnya kita pengen selalu ada dalam kondisi yang sama seperti sekarang. Waktu diciptakan untuk selalu berjalan, nggak akan ada pakem atau rem yang bisa menghentikannya. Sekuat apapun kita berpegangan sama ranting yang kuat, toh akhirnya akan selalu terbawa arus.
Mungkin ada beberapa orang yang takut untuk menghadapi hidup, bagaimana hidup akan selalu berubah dari waktu ke waktu. Kenapa harus? Toh bukan kita sendiri, tapi semua orang yang hidup di bumi juga merasakan hal yang sama. Jadi, kenapa harus takut? Sebagai manusia, kita hidup di dunia, entah apapun tujuan dan maksudnya, pada akhirnya juga akan kembali pulang.
Bayi lahir, jadi balita, jadi remaja, dewasa, dan pada akhirnya jadi seorang tua renta. Sekuat apapun usaha manusia untuk mempertahankan kondisi fisiknya, toh pada akhirnya penuaan ngga bisa dihindari.
Belakangan ini, hal-hal kayak gitu nggak tau kenapa berputar-putar di kepala sayaa. Mungkin karena saya melihat ada beberapa teman saya, yang dulu begini, sekarang begitu. Dan saya pun nggak terhindar dari semua itu. Ntah ada angin apa yang membawa sampai ke tempat ini, but im changin into someone that i did't want to be. Sama sekali nggak pernah ada di pikiran saya, bahwa saya akan menjadi seperti ini. Dan saya yakin, masih banyak sekali orang diluar sana yang juga mengalami perasaan yang sama sama saya (mungkin kamu).
But you know what, i don't even care. Kenapa harus kita pikirin, ya nggak?Walaupun perubahan pasti akan membawa dampak, yang bisa negatif bisa positif, mungkin kehilangan teman, mungkin menemukan yang sudah lama kamu cari, tapi saya yakin itu semua adalah sebab akibat. Ada sesuatu yang membawa kita ke tempat kita sekarang, ya nggak ;)
Syukurin aja deh, hidup kita sekarang. Tul nggak? Just go with the flow. Jalanin aja, karena pasti hidup setiap orang udah ada polanya masing-masing. Thats what i believe. And once again, ngga usah taku sama yang namanya perubahan, karena sooner or later, you find it on your own life :)
Saturday, March 7, 2009
here is McKey ;)

Perkenalkan, ini anak saya yang pertama, namanya McKey. Cantik yaa?hehe. Sebenernya bukan yang pertama sih. Sebelum ada McKey, saya punya tiga kucing,namanya Sore, Yaru, sama Onde-onde, tapi mereka meninggal karena satu penyakit aneh yang ngga jelas :(
So sad, sedih banget waktu mereka bertiga nggak ada. Tapi syukur banget, nggak lama setelah mereka nggak ada, saya ketemu sama McKey, secara nggak sengaja pula. Jadi ceritanya adalah, waktu itu saya mau mampir kerumah temen SMA saya sepulang kerja, eh tapi tau-tau dibelokan deket rumah temen saya, ada sekelebat bayangan kucing yang lari di depan saya. Sepintas saya liat bayangan itu persis ama Yaru, kucing saya yang dulu. Yauda deh, saya berhenti sebentar, tadinya niatnya cuma untuk iseng=iseng aja pengen liat tuh kucing.
Nah begitu turun dari mobil, mendadak kucing itu langsung datengin saya, minta disayang-sayang, manjaaaaa bangeeeet. Wah, udah deh, nggak perlu nunggu lama saya langsung jatuh hati sama dia. Dan nama pertama yang terlintas dipikiran;Miki!! Berhubung Miki nggak terlihat seperti kucing yang dipelihara, yaudah, langsung aja saya bawa dia masuk ke dalam mobiil, dan saya bawa pulang ke rumah ;)
Hihi, seperti itu singkatnya proses 'kelahiran' dia. Nah, trus kenapa Miki saya tulis jadi "McKey", itu sebenernya bukan saya yang mikir, tapi someone special in my heart gave that name to me. Yauda deh, karena emang berhubung "Miki" sepertinya terlalu komersil, jadilah nama McKey!!
Sekarang, McKey kira-kira umurnya udah 7-8 bulanan lah(ngga tau umur pastinya), dan udah punya adik tiga, tito, juli, sama entung. A.S.A.P saya bakal posting foto-foto mereka, sama foto-foto Sore, Yaru sama Onde-onde jugaa ;)
So sad, sedih banget waktu mereka bertiga nggak ada. Tapi syukur banget, nggak lama setelah mereka nggak ada, saya ketemu sama McKey, secara nggak sengaja pula. Jadi ceritanya adalah, waktu itu saya mau mampir kerumah temen SMA saya sepulang kerja, eh tapi tau-tau dibelokan deket rumah temen saya, ada sekelebat bayangan kucing yang lari di depan saya. Sepintas saya liat bayangan itu persis ama Yaru, kucing saya yang dulu. Yauda deh, saya berhenti sebentar, tadinya niatnya cuma untuk iseng=iseng aja pengen liat tuh kucing.
Nah begitu turun dari mobil, mendadak kucing itu langsung datengin saya, minta disayang-sayang, manjaaaaa bangeeeet. Wah, udah deh, nggak perlu nunggu lama saya langsung jatuh hati sama dia. Dan nama pertama yang terlintas dipikiran;Miki!! Berhubung Miki nggak terlihat seperti kucing yang dipelihara, yaudah, langsung aja saya bawa dia masuk ke dalam mobiil, dan saya bawa pulang ke rumah ;)
Hihi, seperti itu singkatnya proses 'kelahiran' dia. Nah, trus kenapa Miki saya tulis jadi "McKey", itu sebenernya bukan saya yang mikir, tapi someone special in my heart gave that name to me. Yauda deh, karena emang berhubung "Miki" sepertinya terlalu komersil, jadilah nama McKey!!
Sekarang, McKey kira-kira umurnya udah 7-8 bulanan lah(ngga tau umur pastinya), dan udah punya adik tiga, tito, juli, sama entung. A.S.A.P saya bakal posting foto-foto mereka, sama foto-foto Sore, Yaru sama Onde-onde jugaa ;)
Friday, February 6, 2009
City Of Ember

Semalem saya abis nonton satu film yang sebenernya udah release lumayan lama di Amrik sana, tapi sayangnya baru masuk ke 21 belakangan ini. City Of Ember, film produksi Walden Media yang merupakan studio yang memproduksi The Chronicles Of Narnia yang sukses ituu. Nah, apakah City Of Ember will be the next Narnia?
FYI, film ini juga diangkat dari sebuah novel yang berjudul sama, dan untuk filmnya sendiri diproduseri oleh Tom Hanks. Dijajaran cast, Bill Murray berperan sebagai Mayor Cole, trus ada Harry Treadaway sebagai Doon Harrow, dan Saoirse Ronan, berperan sebagai Lina Mayfleet. Cewek satu ini mungkin kamu tau dari film Atonement, sebagai adik dari Keira Knightley.
OK, back to the question, will it be the next Narnia?For me, it's a no. Enggak, bukan berarti film ini jelek, tapi menurut saya film ini emang ada di jalur yang berbeda sama Narnia. Cerita film ini sedikiit lebih gelap sih sebenernya(dan emang karena filmnya isinya gelap2an). Honestly saya belum baca novelnya, jadi ngga bisa kasih pendapat dari sudut pembaca novel. Tapi kalo dari segi penonton film, menurut saya, ini film yang cukup menghibur kok. Asal kamu nggak berharap terlalu lebih sama film ini, saya kira itu ngga jadi masalah besar.
Ceritanya sendiri lumayan seru, dimana settingnya adalah bumi yang sudah rusak, dan manusia tinggal di kota buatan di bawah tanah, yang semakin kehabisan energi dari generatornya. Lina mayfleet dan Doon Harrow adalah dua tokoh yang nantinya megang peranan penting gimana caranya bisa keluar dari kota yang semakin hari semakin gelap.
Animasinya lumayan apik, tapi sound effect nya, menurut saya digarap jaug lebih apik lagi. Temen saya sempet komentar, "wah sound effectnya ak ngga suka,bikin deg-deg an". Satu bukti kalo ternyata sound effect nya berhasil mempengaruhi penonton. Hehe. well, tapi emg kebetulan saya suka sama sound effectnya yang megah kaya gini, jadi menurut saya itu bagus2 aja.
Plot nya sendiri, walaupun saya ngga baca novelnya, tapi saya tetep ngerti kok tentang cerita itu. Sekali lagi, untuk sekedar hiburan film ini sama sekali bukan masalah. Akan jadi msalah ketika kamu ngarepin satu cerita megah dengen efek luar biasa seperti Narnia. Karena film ini bukan film seperti itu.
Saya sendiri heran, apa yang membuat film ini sangat-sangat flop di amrik sana. Dengan budget 'hanya' 55 juta, film ini cuma bisa ngumpulin penghasilan 7 juta aja. Wow. Bandingin sama Narnia pertama, yang penghasilan di amrik aja sampe lebih dari 250 juta.Hmmh. Padahal menurut saya film ini punya senjata lengkap buat jadi jawara di box office, animasi yang bagus, cast yang keren, cerita yang seru. Kurang apalagi? well tapi nggak tahu juga ya, mungkin orang-orang di Amrik sana emang dasarnya ngga minat sama film ini.
Tapi sekali lagi buat kamu yang suka sama film-film imajinatif tipe2 kaya gini, tonton deh. Seru kok buat hiburan ;)
FYI, film ini juga diangkat dari sebuah novel yang berjudul sama, dan untuk filmnya sendiri diproduseri oleh Tom Hanks. Dijajaran cast, Bill Murray berperan sebagai Mayor Cole, trus ada Harry Treadaway sebagai Doon Harrow, dan Saoirse Ronan, berperan sebagai Lina Mayfleet. Cewek satu ini mungkin kamu tau dari film Atonement, sebagai adik dari Keira Knightley.
OK, back to the question, will it be the next Narnia?For me, it's a no. Enggak, bukan berarti film ini jelek, tapi menurut saya film ini emang ada di jalur yang berbeda sama Narnia. Cerita film ini sedikiit lebih gelap sih sebenernya(dan emang karena filmnya isinya gelap2an). Honestly saya belum baca novelnya, jadi ngga bisa kasih pendapat dari sudut pembaca novel. Tapi kalo dari segi penonton film, menurut saya, ini film yang cukup menghibur kok. Asal kamu nggak berharap terlalu lebih sama film ini, saya kira itu ngga jadi masalah besar.
Ceritanya sendiri lumayan seru, dimana settingnya adalah bumi yang sudah rusak, dan manusia tinggal di kota buatan di bawah tanah, yang semakin kehabisan energi dari generatornya. Lina mayfleet dan Doon Harrow adalah dua tokoh yang nantinya megang peranan penting gimana caranya bisa keluar dari kota yang semakin hari semakin gelap.
Animasinya lumayan apik, tapi sound effect nya, menurut saya digarap jaug lebih apik lagi. Temen saya sempet komentar, "wah sound effectnya ak ngga suka,bikin deg-deg an". Satu bukti kalo ternyata sound effect nya berhasil mempengaruhi penonton. Hehe. well, tapi emg kebetulan saya suka sama sound effectnya yang megah kaya gini, jadi menurut saya itu bagus2 aja.
Plot nya sendiri, walaupun saya ngga baca novelnya, tapi saya tetep ngerti kok tentang cerita itu. Sekali lagi, untuk sekedar hiburan film ini sama sekali bukan masalah. Akan jadi msalah ketika kamu ngarepin satu cerita megah dengen efek luar biasa seperti Narnia. Karena film ini bukan film seperti itu.
Saya sendiri heran, apa yang membuat film ini sangat-sangat flop di amrik sana. Dengan budget 'hanya' 55 juta, film ini cuma bisa ngumpulin penghasilan 7 juta aja. Wow. Bandingin sama Narnia pertama, yang penghasilan di amrik aja sampe lebih dari 250 juta.Hmmh. Padahal menurut saya film ini punya senjata lengkap buat jadi jawara di box office, animasi yang bagus, cast yang keren, cerita yang seru. Kurang apalagi? well tapi nggak tahu juga ya, mungkin orang-orang di Amrik sana emang dasarnya ngga minat sama film ini.
Tapi sekali lagi buat kamu yang suka sama film-film imajinatif tipe2 kaya gini, tonton deh. Seru kok buat hiburan ;)
Saturday, January 24, 2009
The Fear by Lily Allen

Oh yeah, finally, album terbaru dari salah satu penyanyi cewek yang saya suka, Lily Allen, keluar sudah. It's Not me, It's You akhirnya dijadiin judul album setelah sempat berganti-ganti. Belum denger se album sih, tapi dari single pertamanya, yakin deh this must be a great album from her ;)
Saya sedikit kecewa sih waktu dia mutusin untuk nggak kerja bareng sama Mark Ronson lagi. Meen, they makes great music together!Tapi ya mau gimana lagi, ternyata Lily lebih milih Greg Kurstin buat jadi produser dia. Buat kamu yang mungkin belom tahu sama orang ini, dia adalah personel The Bird And The Bee, sekaligus producer-songwriter yang udah kerja bareng sama Kylie Minogue, Sophie Ellis Bextor, Ben Harper and one of my favourite band, Rilo Kiley. Dia juga udah bantuin Allen dari album Alright, Still.Tapi setelah denger 1st singlenya, The Fear yang diproduserin sama Kurstin, well, that is a good song guys!Udah pada denger semua dong ya pastinya?Aransemennya sendiri menurut saya sangat-sangat menyenangkan, dengan sedikit campuran electronik kayak yang Kurstin buat di The Bird and The Bee, dicampur sama lirik khas Lily Allen yang unik dan berkelas. Pengen tahu liriknya?Nih saya attach sekalian deh..
I want to be rich and I want lots of money
I don't care about clever I don’t care about funny
I want loads of clothes and fuckloads of diamonds
I heard people die while they are trying to find them
I'll take my clothes off and it will be shameless
'Cuz everyone knows that's how you get famous
I'll look at the sun and I'll look in the mirror
I'm on the right track yeah I'm on to a winner
I don't know what’s right and what's real anymore
I don't know how I'm meant to feel anymore
When we think it will all become clear
'Cuz I'm being taken over by The Fear
Life's about film stars and less about mothers
It's all about fast cars and passing each other
But it doesn't matter cause I’m packing plastic
and that's what makes my life so fucking fantastic
And I am a weapon of massive consumption
and its not my fault it's how I'm program to function
I'll look at the sun and I'll look in the mirror
I'm on the right track yeah I'm on to a winner
Forget about guns and forget ammunition
Cause I'm killing them all on my own little mission
Now I'm not a saint but I'm not a sinner
Now everything is cool as long as I'm getting thinner
Wohoo, gimana, it's so Lily Allen yaa?Haha,yes it is. Saya suka ketika dia bilang 'cause im packing plastic'. Overall,it's a very great lyric.
Dari intronya, saya udah berasa dibawa ke dunia Allen, kayak yang ada di video klipnyaa. Saya jamin deh, melodinya makin lama bakal makin lengket di kuping kamu, then you just cant stop singing this song.Can't wait to buy this album..
Dari intronya, saya udah berasa dibawa ke dunia Allen, kayak yang ada di video klipnyaa. Saya jamin deh, melodinya makin lama bakal makin lengket di kuping kamu, then you just cant stop singing this song.Can't wait to buy this album..
Kelas Sosial ?
Hmm.Kelas sosial.Apaan sih maksudnya?saya sendiri juga sebenernya nggak ngerti.tapi belakangan ini, ada beberapa orang yang saya temui yang berbicara tentang "kelas sosial" mereka.
"duh, kita mah ngga selevel ama mereka!", atau "wah kelasku lebih tinggi dari ini nih", belakangan jadi sering saya denger di sekitar saya.Muak,bosen dkk.Bisa ya orang bilang kaya begitu?Apa sih yang ngebuat mereka jauh lebih tinggi daripada orang lain?Duit?I don't think so.Gaya hidup?Cara mereka berpakaian?Wow. Masa dengan cara seperti itu sih kita membedakan orang lain?That is so mean.
Well, saya nggak munafik, iwas like them for a couple of time. Tapi semakinkesini, saya semakin berpikir,kalau kelas sosial itu nggak ada. Kita aja sebagai manusia yang "mengada-adakan" supaya jadi keliatan beda aja satu sama yang lain. Tapi masasih, segitunya kah kita nggak ngerasa pede dengan diri kita sendiri, sampe-sampe bikin 'kelas sosial' segala supaya berasa lebih?Rendahan banget kita kalo kaya gitu ya. Di mata saya, setiap manusiapunya derajat yang sama. Kalopun terpaksa ada yang namanya kelas sosial pun, menurut saya kita semua ada dalam satu kelas yang sama. Seorang makhluk, dari entah berapa milyar lainnya makhluk-makhluk seperti kita di luar sana. Sama. Yapp,kita semua emang sama-sama hidup di bumi, kerja,main, masing-masing punya kegiatannya sendiri. Dan pada akhirnya, menunggu mati. Ya kan?Hahaha. Saya rasanya gregetan, sekaligus pengen ketawa, kalo masih ada orang yang merasa kelasnya lebih tinggi daripada yang lain. Rsanya saya pengen nampar orang itu,pengen saya banting-banting (lebay), pengen saya teriakin sekenceng2nya..apa sih yang bikin kamu ngerasa tinggi?Hey, kita ini cuma seper sekian persen dari jagat raya ini. Masih ada, d luar sana, yang mengatur hidup kita. Nggak tahu malu banget kamu!Haha. Jadi emosi..
Tapi ya thats human guys. Itu adalah sifat dasar manusia,untuk pengen selalu lebih tinggi dari orang lain. But we can change that. Kita bisa bikin kehdupan di bumi ini jadi seimbang kok. Nggak ada lagi yang namanya KELAS SOSIAL yang nggak penting, nggak ada lagi kaum-kaum sosialita, nggak ada lagi kaum-kaum "bawah", dalam arti bukan secara materi, tapi mungkin lebih kepada kecenderungan pergaulan yang ngga luas(seperti saya sendiri contohnya, yang prefer to be alone). Semua sama. Manusia, yang bertahan hidup di dunia untuk mati.
Fiuuh. Maaf kalo apa yang saya tulis menyinggung mungkin perasaan orang lain, well tapi sekali lagi, this is what is on my mind.
Semoga aja, buat anda yang masih merasa lebih tinggi daripada orang lain, dan untuk semua manusia juga termasuk saya, coba deh kita telusurin lebih dalem apa esensi hidup kita. Saya nggak berbicara sebagai orang yang berlagak udah ngerti tentang hidup, tapi saya berbicara sebagai orang yang juga masih kebingungan dengan jalan hidup saya sendiri, yang masih dalamproses utuk menemukan jati diri dan esensi hidup. Masih banyak hal-hal diluar sana, yang lebih penting untuk kita pikirin daripada cuma sekedar "KELAS SOSIAL" !!
"duh, kita mah ngga selevel ama mereka!", atau "wah kelasku lebih tinggi dari ini nih", belakangan jadi sering saya denger di sekitar saya.Muak,bosen dkk.Bisa ya orang bilang kaya begitu?Apa sih yang ngebuat mereka jauh lebih tinggi daripada orang lain?Duit?I don't think so.Gaya hidup?Cara mereka berpakaian?Wow. Masa dengan cara seperti itu sih kita membedakan orang lain?That is so mean.
Well, saya nggak munafik, iwas like them for a couple of time. Tapi semakinkesini, saya semakin berpikir,kalau kelas sosial itu nggak ada. Kita aja sebagai manusia yang "mengada-adakan" supaya jadi keliatan beda aja satu sama yang lain. Tapi masasih, segitunya kah kita nggak ngerasa pede dengan diri kita sendiri, sampe-sampe bikin 'kelas sosial' segala supaya berasa lebih?Rendahan banget kita kalo kaya gitu ya. Di mata saya, setiap manusiapunya derajat yang sama. Kalopun terpaksa ada yang namanya kelas sosial pun, menurut saya kita semua ada dalam satu kelas yang sama. Seorang makhluk, dari entah berapa milyar lainnya makhluk-makhluk seperti kita di luar sana. Sama. Yapp,kita semua emang sama-sama hidup di bumi, kerja,main, masing-masing punya kegiatannya sendiri. Dan pada akhirnya, menunggu mati. Ya kan?Hahaha. Saya rasanya gregetan, sekaligus pengen ketawa, kalo masih ada orang yang merasa kelasnya lebih tinggi daripada yang lain. Rsanya saya pengen nampar orang itu,pengen saya banting-banting (lebay), pengen saya teriakin sekenceng2nya..apa sih yang bikin kamu ngerasa tinggi?Hey, kita ini cuma seper sekian persen dari jagat raya ini. Masih ada, d luar sana, yang mengatur hidup kita. Nggak tahu malu banget kamu!Haha. Jadi emosi..
Tapi ya thats human guys. Itu adalah sifat dasar manusia,untuk pengen selalu lebih tinggi dari orang lain. But we can change that. Kita bisa bikin kehdupan di bumi ini jadi seimbang kok. Nggak ada lagi yang namanya KELAS SOSIAL yang nggak penting, nggak ada lagi kaum-kaum sosialita, nggak ada lagi kaum-kaum "bawah", dalam arti bukan secara materi, tapi mungkin lebih kepada kecenderungan pergaulan yang ngga luas(seperti saya sendiri contohnya, yang prefer to be alone). Semua sama. Manusia, yang bertahan hidup di dunia untuk mati.
Fiuuh. Maaf kalo apa yang saya tulis menyinggung mungkin perasaan orang lain, well tapi sekali lagi, this is what is on my mind.
Semoga aja, buat anda yang masih merasa lebih tinggi daripada orang lain, dan untuk semua manusia juga termasuk saya, coba deh kita telusurin lebih dalem apa esensi hidup kita. Saya nggak berbicara sebagai orang yang berlagak udah ngerti tentang hidup, tapi saya berbicara sebagai orang yang juga masih kebingungan dengan jalan hidup saya sendiri, yang masih dalamproses utuk menemukan jati diri dan esensi hidup. Masih banyak hal-hal diluar sana, yang lebih penting untuk kita pikirin daripada cuma sekedar "KELAS SOSIAL" !!
Saturday, January 10, 2009
finally,im baack!!
hey! you all!haha. im baaack.finally, after several months missing, iyan kembali di dunia maya.haha.yang pasti,berapa bulan ini,udah banyak banget yang saya alamin as a human being.wow.sepertinya dalem.haha.
It's a new year,friend.2009.Bener bener ngga berasa sama sekali.Terakhir kali saya nulis(lebih tepatnya sign up) di blog ini adalah sekitar bulan juli tahun 2008. Dan sekarang adalah 11 januari 2009.waktu yang cukup bagi saya untuk merasakan segala sesuatunya,indah,manis,pahit,buruk, dan yang pasti itu semua membuat saya semakin mengerti bagaimana "dunia luar".
Well,now i just wanna share with you all about what i feel.ngga usah komen jg gppa.sukur2 mau dibaca.hehe.
It's a new year,friend.2009.Bener bener ngga berasa sama sekali.Terakhir kali saya nulis(lebih tepatnya sign up) di blog ini adalah sekitar bulan juli tahun 2008. Dan sekarang adalah 11 januari 2009.waktu yang cukup bagi saya untuk merasakan segala sesuatunya,indah,manis,pahit,buruk, dan yang pasti itu semua membuat saya semakin mengerti bagaimana "dunia luar".
Well,now i just wanna share with you all about what i feel.ngga usah komen jg gppa.sukur2 mau dibaca.hehe.
- Relationship.yeah,saya termasuk orang yang jarang bisa membuat satu hubungan dengan orang lain.tapi di tahun 2007 lalu,saya seperti kedatangan 'malaikat' yang memberi tahu saya apa itu esensi dari sebuah hubungan. Dan sampai sekarang, saya sendiri juga nggak menyangka masih bisa mempertahankan hubungan ini selama lebih dari 1,5 tahun.waktu yang menurut saya sendiri cukup lama(ya secara emg jarang pacaran gt).Rentang waktu itu juga yang ngasih saya banyak banget pelajaran yang sebelumnya saya nggak tahu.Gimana mempertahankannya,menekan keegoisan yang ada di kepala, dan meleburnya dengan pemikiran orang lain.well nggak nyangka ternyata susah juga ya.hehe. Tapi itu juga yang bikin saya jadi lebih sensitif terhadap perasaan orang lain(bahkan terkadang oversensitif). So the point is, saya harus berterima kasih kepada orang yang sudah membuat saya mengerti akan hal itu ;)
- Di tahun 2008 juga, saya kehilangan kakek saya yang tercinta, yang merupakan kehilangan 'pertama' yang saya rasakan.Okey,its hurt.and i miss him so baadly.
- Who am I?Siapa sih saya?Buat apa saya hidup?Untuk siapa saya hidup?Pertanyaan-pertanyaan itu mulai sering muncul dalam pikiran saya.Yang saya rasakan mungkin bisa dibilang efek dari 'masa transisi' yang saya rasakan. Dari seorang anak-anak yang sok dewasa, jadi seorang anak yang 'baru melihat dunia luar' yang ternyata jauh dari bayangan sok kedewasaan saya.Menurut saya sih ini perubahan yang paling drastis, karena mengubah banyak sekali sisi personality saya, for example, klo tadinya saya adalah pribadi yang sangt-sangat outgoing, skrang saya lebih tertutup pada semua hal. Saya yakin temen2 saya pun juga merasakan itu ketika ada di dekat saya. tapi saya juga ngga bisa berbuat banyak,karena memang at this point,that's what i feel.Bukannya aku ngga mau deket ama mereka,tapi karena 'susah' untuk berbaur dengan sekitar ketika pikiran kita berpusat pada diri sendiri.U know what i mean?Hopefully.
Well,mungkin kamu pusing yah baca tulisan saya yang sangat-sangat tidak jelas ini.Mohon dimaklumin yah,karena ini adalah my first post after a long time 'holiday' hehe.But im not going to stop writing on this blog.I'll tell you kabar kabar terbaru dari dunia keautisan yang saya rasakan yaahhhh!!oke oke
Subscribe to:
Comments (Atom)